UMKM GO ONLINE SEBAGAI SOLUSI PEMULIHAN UMKM DI ERA NEW NORMAL
Abstract
Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia (Akumindo) pada 2019 mencatat kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai 65 persen atau sekitar Rp 2.394,5 triliun. Selain modal yang terbatas , permasalahan yang menjadi kendala pertumbuhan UMKM di Indonesia salah satunya adalah gaptek dari para pelaku UMKM, ditambah  dengan munculnya pandemi COVID-19 seperti  UMKM yang berada di Kota Batu terutama di Desa Junrejo yang terkenal dengan kampung UMKM. Kelompok 33 KKN-PPM Universitas Islam Malang Edisi COVID-19 (new normal) berinisiatif mengadakan pendampingan dalam mengembangkan proses pemasaran secara digital kepada pelaku UMKM untuk memasarkan hasil produksinya melalui media sosial sehingga produk dapat dikenal luas ke berbagai daerah. Metode yang digunakan adalah pendampingan  dengan penyuluhan kepada pelaku UMKM di Desa Junrejo yang memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan dengan menggunakan program UMKM go online, khususnya UMKM yang bergerak dibidang kerajinan dan olahan makanan. Dengan program UMKM go online maka pelaku usaha dapat mengembangkan proses pemasaran secara digital agar produk yang dihasilkan dapat dikenal luas ke berbagai daerah sehingga dapat menjadi solusi dalam upaya pemulihan UMKM di era new normal.Downloads
Published
2021-01-02
Issue
Section
Prosiding KOPEMAS #1
How to Cite
UMKM GO ONLINE SEBAGAI SOLUSI PEMULIHAN UMKM DI ERA NEW NORMAL. (2021). Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS), 1(1). https://new-conference.unisma.ac.id/index.php/KOPEMAS/article/view/594



