PELATIHAN PEMBUATAN KAIN TIE DYE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DI RT 30 RW 10 JUMPUTREJO
Keywords:
tie dye, kreativitas anak, kain bekas, edukasi seniAbstract
Pelatihan kain tie dye di RT 30 RW 10 Desa Jumputrejo merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberikan ruang kreatif bagi anak-anak desa melalui seni tekstil sederhana. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kebutuhan anak-anak akan wadah pembelajaran nonformal yang menyenangkan dan edukatif, mengingat keterbatasan akses kegiatan kreatif di lingkungan mereka. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, serta menanamkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan kain bekas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan identifikasi aset, mobilisasi aset, membangun hubungan, dan pemberdayaan komunitas. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, demonstrasi teknik dasar tie dye, praktik mandiri, dan pameran hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif 25 anak yang seluruhnya berhasil menghasilkan karya tie dye dengan variasi pola dan warna yang beragam. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman artistik, tetapi juga termotivasi untuk memanfaatkan kain bekas sebagai media kreasi yang ramah lingkungan. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan kreatif, penguatan rasa percaya diri, serta terciptanya suasana kebersamaan yang mendukung tumbuh kembang anak. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kegiatan kreatif dan edukatif yang berkelanjutan di desa.
References
Fauzi, A., Rahman, A., & Haryono, T. (2021). Community-based waste management in Indonesia: Challenges and opportunities. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 5(2), 145–156.
Nurtjahya, E., Setiawan, H., & Kurniawan, A. (2020). Studi efektivitas sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di daerah pedesaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 42–52.
Pratiwi, H. N., & Amalia, R. (2021). Pelatihan teknik tie dye sebagai pengembangan kreativitas anak di era digital. Jurnal Pengabdian Kreatif, 3(2), 77–85.
Riduwan. (2016). Pengembangan masyarakat berbasis aset: Teori dan praktik. Bandung: Alfabeta.
Suryani, L., & Raharjo, S. (2020). Peningkatan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah rumah tangga melalui program bank sampah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Lingkungan Lestari, 2(1), 55–64.
Wijaya, F., Putri, A. D., & Hidayat, M. (2023). Asset-based community development: Strategi penguatan kapasitas masyarakat desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 34–46.
Yuniwati, E. D., Suryanto, A., & Pradana, F. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pedesaan. Jurnal Teknik Lingkungan, 28(3), 211–220.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maulida Nikmatul Azizah, Naswa Ika Febrianty, Ruri Fadhilah Kurniati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



