PEMANFAATAN LIMBAH DAUN PISANG KERING (KLARAS) UNTUK PEWARNA ALAMI PADA MAKANAN DI DESA SUKOANYAR KABUPATEN MALANG
Keywords:
limbah daun pisang, pewarna alami, sosialisasiAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah daun pisang kering (klaras) sebagai alternatif pewarna alami pada makanan di Desa Sukoanyar, Kabupaten Malang. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya pemanfaatan limbah klaras yang selama ini hanya digunakan sebagai pembungkus makanan atau dibuang, padahal memiliki potensi kandungan pigmen bioaktif yang aman, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, wawancara, sosialisasi, demonstrasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam praktik pembuatan pewarna alami mulai dari pengolahan klaras, pembakaran, penyaringan, hingga menghasilkan bubuk pewarna yang tahan lama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru mengenai inovasi pengolahan limbah pertanian, serta muncul kesadaran untuk mengembangkan produk pangan lokal berbasis pewarna alami. Pewarna dari klaras terbukti aman dikonsumsi, memiliki daya simpan hingga satu tahun, dan memberikan ciri khas pada produk kuliner. Kegiatan ini berhasil mengubah paradigma masyarakat mengenai limbah pertanian, sekaligus membuka peluang usaha kreatif yang mendukung peningkatan ekonomi desa serta selaras dengan konsep ekonomi sirkular dan tujuan pembangunan berkelanjutan
References
Ali, A., & Yusof, Y. (2022). Natural pigments from agricultural by-products: Extraction, characterization and applications in food. Food Chemistry Advances, 6, 100120. https://doi.org/10.1016/j.focha.2021.100120
Aprianingsih, Y., Sadjidah, Z. A., & Liani, I. (2025). Pemanfaatan limbah rumah tangga kulit pisang, roti dan nasi menjadi komponen pupuk organik hayati. Samota Journal of Agriculture, 4(2), 155–163. https://journal.unram.ac.id/index.php/samota/article/view/6814
Chandra, R., & Rustgi, R. (2021). Valorization of agricultural residues into natural colorants. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 148, 111310. https://doi.org/10.1016/j.rser.2021.111310
Fathinah, A., Nugraheni, P., & Aini, S. (2021). Natural food colorants as safe alternatives to synthetic dyes. Journal of Food Science and Technology, 58(3), 1021–1033. https://doi.org/10.1007/s13197-020-04512-1
Govindaraju, M., & Fuloria, S. (2024). Valorisation and physicochemical analysis of bakery waste biocompost. Research Journal of Applied Sciences, 19(2), 55–63. https://search.proquest.com/openview/a3ff4917d368da845deadb1eae6a3951/1
Idroos, F. S., Rasna, N. F., & Jayathilake, K. (2025). Sustainable production of fungal pigments from selected agro-food wastes. Proceedings of International Forestry and Environmental Symposium. http://journals.sjp.ac.lk/index.php/fesympo/article/view/8112
Kumalasari, D., Widyastuti, E., & Hartati, Y. W. (2020). Potential of banana plant parts as natural colorant. Indonesian Journal of Agricultural Research, 23(1), 45–53. https://doi.org/10.22146/ijar.56789
Sari, I. M., Ulpa, M., Handayani, A. R., & Puspitahati, P. (2024). Utilization of horticultural waste as batik dye at MSMEs Wong Kito Gallery. Sriwijaya Journal of Environment, 8(1), 12–20. https://doi.org/10.32502/sje.v8i1.5634
Suryani, T., & Pratama, H. (2023). Potensi pewarna alami dari limbah pertanian dalam industri pangan. Jurnal Pangan Fungsional Indonesia, 7(2), 89–101. https://doi.org/10.5281/zenodo.8324510
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Budi Santoso, Nevlin Ferdinand Suharya Wangga, Malikha Lintang Alifia, Dhevanda Subiyantoro Putra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



