RAMAE: PROGRAM BELAJAR BERSAMA UNTUK MENINGKATKAN POTENSI ANAK DI DUSUN PRECET
Keywords:
belajar bersama, potensi anakAbstract
Mahasiswa memiliki peran penting dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program Kandidat Sarjana Mengabdi - Tematik (KSM-T) Kelompok 78 Universitas Islam Malang (UNISMA) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan potensi anak-anak di Dusun Precet. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah Community Based Research (CBR), dengan menggunakan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA) sebagai strategi untuk memahami kebutuhan lokal secara langsung. Program ini dilaksanakan selama tiga minggu dengan berbagai kegiatan belajar yang menyenangkan, seperti calistung, cooking class, mewarnai, craft, dan mendongeng. Melalui metode berbasis kelompok dan proyek, mahasiswa menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak dari berbagai usia. Program ini diadakan sebagai respons terhadap minimnya akses pendidikan formal di Dusun Precet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat belajar, motivasi, serta keterampilan akademik anak-anak. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta memahami tantangan pendidikan di daerah terpencil. Dengan adanya program ini, diharapkan kontribusi mahasiswa dalam pembangunan pendidikan desa dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
References
Aisyah, et al. (2024). Peran mahasiswa sebagai tenaga pengajar untuk meningkatkan pendidikan. Nusantara Community Empowerment Review, 2(2), 134.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Harvard University Press.
Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools. Routledge.
Gopnik, A. (2009). The philosophical baby: What children's minds tell us about truth, love, and the meaning of life. Farrar, Straus and Giroux.
Heath, S. B. (1982). What no bedtime story means: Narrative skills at home and school. Language in Society, 11(1), 49–76.
Hoover-Dempsey, K. V., & Sandler, H. M. (1997). Why do parents become involved in their children's education? Review of Educational Research, 67(1), 3–42.
Lowenfeld, V., & Brittain, W. L. (1987). Creative and mental growth (8th ed.). Macmillan Publishing.
Paley, V. G. (1990). The boy who would be a helicopter: The uses of storytelling in the classroom. Harvard University Press.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. W. W. Norton.
Santrock, J. W. (2011). Educational psychology. McGraw-Hill.
Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective. Pearson.
Slavin, R. E. (2006). Educational psychology: Theory and practice. Pearson.
Snow, C. E. (2002). Reading for understanding: Toward an R&D program in reading comprehension. RAND Corporation.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wihyanti, R. (2019). Peran mahasiswa dalam pemenuhan hak anak jalanan melalui rumah singgah. Sosio Informa, 5(1), 82.
Woolfolk, A. (2016). Educational psychology (13th ed.). Pearson.
Zulfahmi, et al. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa yang berbudaya dalam meningkatkan pendidikan menuju Kecamatan Sawang yang unggul. ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 111–114
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mutiara Sari Dewi, Elok Durrotun Nafisah, Pipit Alivina Marwa, Salsha Billa Dara Rizqy Atalla (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



