PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN DASAR MINYAK JELANTAH DI DESA SENGGRENG KECAMATAN SUMBERPUCUNG: INOVASI RAMAH LINGKUNGAN

Authors

  • Dadang Krisdianto Universitas Islam Malang Author
  • Kharisma Semesta Putri Sembiring Universitas Islam Malang Author
  • Yanur Rifky Sumazakya Universitas Islam Malang Author
  • Wildan Khaled Sulthoni Universitas Islam Malang Author
  • Lutvia Wanda Oktavina Universitas Islam Malang Author

Abstract

Minyak jelantah adalah hasil dari proses penggorengan yang telah digunakan berkali-kali, sering kali dibuang sembarangan, mengakibatkan pencemaran tanah dan air yang bisa berdampak pada kesehatan masyarakat serta ekosistem sekitar. Minyak jelantah yang biasanya menjadi limbah rumah tangga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan warga Desa Senggreng melalui pelatihan pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah. kegiatan ini merupakan sebuah upaya yang sangat baik dalam mengelola limbah dan menciptakan produk yang bernilai tambah Melalui metode partisipatif, warga diajarkan cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin dengan berbagai aroma yang menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil membuat lilin aroma terapi berkualitas. Selain itu, program ini membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu lansia yang tertarik untuk mengembangkan keterampilan ini menjadi sumber penghasilan tambahan. Dengan demikian, program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan lingkungan hidup di Desa Senggreng.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan

How to Cite

PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN DASAR MINYAK JELANTAH DI DESA SENGGRENG KECAMATAN SUMBERPUCUNG: INOVASI RAMAH LINGKUNGAN. (2024). Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS), 5(1). https://new-conference.unisma.ac.id/index.php/KOPEMAS/article/view/1356