MEMBANDINGKAN METODE PENGALILANGRANGE DAN METODE IMPLISIT UNTUK MENENTUKAN NILAI EKSTRIM
Abstract
Aplikasi turunan dalam kalkulus adalah menentukan nilai ekstrim (maksimum atau minimum)  suatu fungsi. Untuk menentukan nilai ekstrim suatu fungsi dapat digunakan berbagai cara seperti dengan turunan biasa, nilai rata-rata, metode eksplisit, metode implisit, dan metode pengali lagrange. Akan tetapi tidak semua metode dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah ekstrim bersyarat. Hanya metode eksplisit, implisit, dan pengali lagrange yang dapat digunakan untuk menentukan nilai ekstrim bersyarat. Penyelesaian masalah ekstrim bersyarat pada pembelajaran Kalkulus Peubah Banyak di STKIP PGRI Pasuruan  hanya dijelaskan dengan menggunakan metode eksplisit. Menentukan nilai ekstrim dengan metode eksplisit hanya sebatas pada masalah dengan satu syarat saja, sedangkan banyak masalah yang diiringi dengan dua atau lebih persyaratan. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menentukan nilai ekstrim bersyarat menggunakan metode pengali lagrange lebih mudah dibandingkan dengan metode eksplisit. Hal tersebut dikarenakan pada metode pengali lagrange hanya mencari turunan pertama dari fungsi baru yang dibentuk.