NEEDS ANALYSIS MODEL HYBRID LEARNING dengan G-MEET (MHL-GM) DI MASA PANDEMI COVID-19

Authors

  • Meilani Safitri Universitas Sebelas Maret Author
  • M.Ridwan Aziz Author

Abstract

Di masa pendemi covid-19 saat ini model hybrid learning tentu menjadi ujung tombak dalam pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kabutuhan terhadap model hybrid learning khususnya dengan G-Meet di masa pendemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan dengan metode survey terhadap siswa dan guru matematika SMA di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Subjek penelitian terdiri dari 150 siswa dan 15 guru matematika. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah analisis kurikulum, proses belajar mengajar di masa pendemi covid-19, serta tanggapan siswa dan guru terhadap model hybrid learning dengan G-Meet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan saat ini belum memuat hybrid learning sebagai model pembelajaran yang digunakan di sekolah, tidak semua sekolah menggunakan G-Meet selama pembelajaran di masa covid-19, siswa menghendaki model pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan sedangkan guru menghendaki model pembelajaran yang efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran namun juga efisien dalam penggunaan waktu. Sementara itu tanggapan guru dan siswa tentang hybrid learning, keduanya lebih menyukai hybrid learning yang mengkombinasikan 50% online dan 50 % tatap muka. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa perlu dikembangkan model hybrid learning untuk pembelajaran yang menyenagkan dan bermakna di masa pandemic covid-19.

In the current Covid-19 pandemic, the hybrid learning model is certainly at the forefront of online learning. The purpose of this study was to determine the extent to which the hybrid learning model is concerned, especially with G-Meet during the Covid-19 pandemic. This research is a descriptive exploratory research. The research was conducted by surveying students and high school mathematics teachers in Boyolali Regency, Central Java. The research subjects consisted of 150 students and 15 mathematics teachers. The object of this research is curriculum analysis, the teaching and learning process during the Covid-19 pandemic, as well as student and teacher responses to the hybrid learning model with G-Meet. The results showed that the current curriculum used did not include hybrid learning as a learning model used in schools, not all schools used G-Meet during learning during the Covid-19 period, students wanted a meaningful and fun learning model while the teacher wanted a learning model that was effective in achieving learning objectives but also efficient in using time. Meanwhile teacher and student responses about hybrid learning, both of them prefer hybrid learning which combines 50% online and 50% face-to-face. Based on the results of this study, it can be concluded that it is necessary to develop a hybrid learning-based model for fun and meaningful learning during the Covid-19 pandemic.

Downloads

Published

2020-11-11