INTERFERENSI BERPIKIR SISWA PADA AKSIOMA PENAMBAHAN OPERASI PENJUMLAHAN/PENGURANGAN DENGAN PERKALIAN/PEMBAGIAN

Authors

  • Maria Ulfah STKIP PGRI PASURUAN Author

Abstract

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa salah dalam menyelesaikan permasalahan pindah ruas. Siswa memahami permasalahan pada penambahan operasi penjumlahan/pengurangan sebagai pindah ruas pada perkalian/pembagian. Hal ini dikarenakan siswa mengalami kesulitan untuk mengingat perbedaan antara pindah ruas penjumlahan/pengurangan dengan pindah ruas perkalian/pembagian.kesulitan ini mengakibatkan siswa mengalami gangguan berpikir saat dihadapkan pada permasalahan yang berkaitan dengan materi tersebut. Gangguan ini disebut dengan interferensi.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interferensi yang dialami oleh siswa pada materi aksioma penambahan operasi penjumlahan/pengurangan dengan perkalian/pembagian. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan oleh peneliti adalah tes dan wawancara. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes yang sudah dilakukan, kemudian hasil wawancara sebagai tindak lanjut terhadap penyelesaian tes oleh siswa.

Subyek dari penelitian ini adalah 6 siswa SMA YADIKA BANGIL kelas XI IPA. Penelitian ini melibatkan 25 siswa kelas XI IPA 1. Semua siswa diberikan tes berupa 4 soal untuk diselesaikan. Hasil tes menunjukkan bahwa 6 siswa mengalami interferensi berpikir pada aksioma penambahan operasi penjumlahan/pengurangan dengan perkalian/pembagian. Selanjutnya, peneliti melakukan tes wawancara kepada 6 siswa tersebut.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa menginterpretasikan pindah ruas penjumlahan/pengurangan sebagai pindah ruas perkalian/pembagian. Selain itu, siswa menganggap bahwa terdapat kemiripan antara aksioma penambahan operasi penjumlahan/pengurangan dengan aksioma penambahan operasi perkalian/pembagian.

Published

2019-12-12

Issue

Section

General Papers