KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, AND EXTENDING)
Abstract
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar peserta didik kelas VIII-E MTs Al-Ma’arif 01 Singosari. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian terdiri dari: tes, angket, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini, analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, dimana analisis data dalam penelitian ini dilakukan sejak sebelum penelitian, selama penelitian, dan setelah selesai penelitian. Berdasarkan hasil analisis data observasi pada kelas VIII-E dihasilkan rata-rata sebesar 89% untuk pendidik dengan kriteria sangat baik dan 91% untuk peserta didik dengan kriteria sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil wawancara didapatkan 3 peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar peserta didik tinggi, sedang dan rendah. Untuk peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar tinggi memenuhi semua indikator. Sedangkan untuk peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar sedang memenuhi dua indikator dari empat indikator dan untuk peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar rendah memenuhi satu indikator dan empat indikator. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa untuk kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran CORE adalah sangat baik.
Â
Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah matematis, minat belajar, model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending).