ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR LOGIKA DAN HIMPUNAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENGUATKAN KARAKTER MAHASISWA

Authors

  • Rima Aksen Cahdriyana Universitas Ahmad Dahlan Author
  • Soffi Widyanesti Priwantoro Author

Abstract

Pembelajaran di dalam kelas mencakup tiga esensi penting yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap/nilai-nilai. Muara dari transfer nilai-nilai adalah PPK (Penguatan Pendidikan Karakter). Salah satu penerapan transfer nilai-nilai dalam pembelajaran adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai yang ada dalam kearifan lokal setempat ke dalam bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan yang diperlukan oleh mahasiswa calon guru dalam menguatkan karakter siswa yang nantinya akan dihadapi sebagai acuan dalam mengembangkan bahan ajar logika dan himpunan berbasis etnomatematika dalam konteks Punokawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian survey pendidikan. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 56 mahasiswa semester 3 (tiga) di program studi pendidikan matematika. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket analisis kebutuhan bagi mahasiswa yang terdiri atas 10 (sepuluh) pertanyaan. Pengolahan data dilakukan dengan mengumpulkan jawaban subjek dari pengisian angket melalui google form, menghitung persentase jawaban, menganalisa hasil persentase jawaban ya/tidak dengan data jawaban isian singkat/uraian, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 62,50% subjek belum mengetahui tentang konsep PPK dan 42,86% dari subjek merasa belum mempunyai bekal yang cukup untuk memberikan penguatan karakter bagi siswa nantinya, sehingga perlunya mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar, sedini mungkin yaitu pada mata kuliah yang dilaksanakan sejak semester 1 (satu), serta sebanyak 39,29% dari subjek belum dapat menyebutkan tokoh Punokawan; 41,07% dari subjek belum pernah membaca dan mempelajari cerita Punokawan; dan 46,43% dari subjek belum pernah melihat/menonton video/film tentang Punokawan, sehingga perlunya mengintegrasikan kisah/pesan bijak dari cerita pada budaya lokal ke dalam bahan ajar guna membekali mahasiswa dengan nilai-nilai dan berperan dalam melestarikan kebudayaan asli Indonesia.

Learning in the classroom includes three important essences, namely knowledge, skills, and attitudes/values. In Indonesian curriculum, the transfer of values called PPK (Penguatan Pendidikan Karakter). One implementation of the transfer of values in learning is integrate the values in local wisdom in teaching materials. This study aims to describe the needs required by college students (prospective teacher) as a reference in developing logic and set teaching materials based ethnomathematics in the context of Punokawan for character strengthening. This research uses descriptive method with the type of educational survey research. The subjects consisted of 56 college students in the third semester (three) in the mathematics education study program. The instrument was a student needs analysis questionnaire consisting of 10 (ten) questions. Data processing is done by collecting answers to subjects from filling out a questionnaire via google form, calculating the percentage of answers, analyzing the results of the percentage, and drawing conclusions. The results showed that 62.50% of the subjects did not know about the concept of PPK and 42.86% of the subjects felt that they did not have sufficient provisions to provide character reinforcement for students later, so it was necessary to integrate character education into teaching materials. Beside that, 39.29% of the subjects have not been able to mention Punokawan figures; 41.07% of the subjects had never read or studied Punokawan stories; and 46.43% of the subjects have never seen/watched a video/film about Punokawan, so there is a need to integrate stories/wise messages from stories on local culture into teaching materials in order to equip students with values and play a role in preserving indigenous Indonesian culture.

Downloads

Published

2020-12-20