MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) MENGGUNAKAN MEDIA MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA
Abstract
Abstrak
Dijaman yang sudah modern ini perlu adanya suatu inovasi baru dalam pembelajaran untuk mengembangkan sistem pendidikan di Indonesia. Namun kemampuan penalaran matematis siswa disekolah masih terbilang sangat rendah. Adapun penyebabnya, karena kurang adanya target dalam meningkatkan indikator kemampuan penalaran pada kegiatan pembelajaran disekolah. Salah satu model pembelajaran yang dapat memperbaiki tingkat kemampuan penalaran matematis siswa yaitu model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR). Permasalahan yang akan siswa hadapi pada model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) ini mendorong siswa agar mengoptimalkan cara berpikir, yang dimana cara berpikir ini akan melibatkan fungsi otak yang luar biasa jika mengoptimalkan seluruhnya. Salah satu cara untuk bisa mengoptimalkan fungsi otak ialah dengan membiasakan siswa mencatat pembelajaran dengan cara mind mapping. Mind mapping dapat memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan kedua belahan otak secara simultan. Selain itu kemampuan penalaran matematis siswa dapat dikembangkan dan dinilai melalui mind mapping sehingga ini menjadi salah satu media yang dapat mencurahkan gagasan-gagasan dengan bebas dan kreatif.
Kata kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR), Media Mind Mapping.