MISKONSEPSI SISWA KELAS V SD DALAM PROSES PENGOPERASIAN METODE POROGAPIT
Abstract
ABSTRAK
Berawal dari sebuah masalah  definisi operasi pembagian yaitu pengurangan yang berulang.  Dalam teknik ini, perhitungannya dilakukan untuk perhitungan pada nilai bilangan yang mencapai puluhan yang kurang dari 20,  jika dilakukan untuk pembagian bilangan lebih dari ratusan, maka anak SD sangatlah mengalami kesulitan. maka dari itu tujuan untuk artikel ini adalah mengatasi kesulitan dalam hal beroperasi pembagian, hal itu bisa diatasi oleh salah satunya yaitu  penggunaan Metode porogapit. teknik ini mempunya I kelebihan dan kekurangan tersendiri namun masih bisa diatasi,  dalam Metode porogapit ini, mempunyai beberapa langkah yang harus di pahami oleh anak SD. Teknik pengumpulan data adalah 1)observasi dengan tes tulis pada subjek, 2) wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagian besar rata rata siswa kelas V SD mengalami miskonsepsi pada langkah langkah porogapit dan penguasaan dalam konsep berhitung. Proses untuk menguasai operasi hitung sangatlah penting dikarenakan operasi adalah dasar untuk siswa yang akan mempelajari matematika,sehingga konsep perhitungan harus bisa di pahami maupun dimengerti oleh mereka yang akan belajar matematika.