INTERFERENSI BERPIKIR SISWA PADA MATERI TURUNAN
Abstract
Siswa masih mengalami kesalahan dalam membedakan penggunaan konsep turunan penjumlahan dan turunan perkalian. Kesalahan siswa tersebut ditunjukkan dalam hal menentukan turunan pertama pada soal jenis penjumlahan dan perkalian yang disajikan bersamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan indikasi terjadinya interferensi berpikir siswa pada materi turunan. Terdapat dua jenis instrumen yang digunakan, yaitu peneliti (sebagai instrumen utama) dan lembar kerja (sebagai instrumen pendukung). Subjek yang dipilih adalah dua orang siswa dari 21 siswa yang mengalami interferensi. Pemilihan subjek didapat berdasarkan indikator interferensi dan kemampuan komunikasinya. Untuk mengeksplorasi proses terjadinya interferensi berdasarkan pemecahan masalah dilakukan tahap wawancara dan analisis data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa interferensi berpikir yang dialami siswa pada materi turunan ditandai sebagai berikut: siswa menyelesaikan soal turunan penjumlahan dengan aturan perkalian dan siswa menyelesaikan soal turunan perkalian dengan aturan penjumlahan. Hal tersebut terjadi karena adanya hambatan penarikan informasi yang disebabkan melemahnya ingatan tentang penggunaan konsep turunan, sehingga informasi yang ditarik terhalang oleh informasi lainnya.Published
2019-12-12
Issue
Section
General Papers