Model Pembelajaran Cooperative-Meaningful Instructional Design (C-MID) Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik

Authors

  • Nibris Hana Universitas Islam Malang Author

Abstract

Hasil survei PISA tahun 2015 menunjukkan bahwa kemampuan matematika pelajar Indonesia menempati rangking 63 dari 72 negara. Kondisi ini menggambarkan rendahnya kemampuan matematis peserta didik. Banyak peserta didik yang kesulitan dalam mengerjakan soal matematika jika soal tersebut sudah berbeda dengan contoh yang diberikan. Hal ini dikarenakan peserta didik belum mampu mengbungkan konsep dari contoh dengan  soal yang diberikan dan belum terbiasa menyelesaikan permasalahan matematis. Selain itu Program Research on Improving System of Education (RISE) 2018 mencatat kemampuan peserta didik dalam memecahkan soal matematika hanya meningkat 10,5% dalam 12 tahun. Kondisi ini dapat disebut juga dengan rendahnya kemampuan koneksi matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Rendahnya kemampuan koneksi matematis dan kemampuan pemecahan masalah dapat dipicu dengan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada penjelasan guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Inovasi model pembelajaran yang dapat meningkatkan kedua kemampuan tersebut adalah model pembelajaran Cooperative-Meaningful Instructional Design (C-MID).
Kata kunci: Model Cooperative-Meaningful Instructional Design, koneksi matematis, pemecahan masalah matematis

Published

2019-12-12

Issue

Section

General Papers