ANALISIS TERHADAP DAMPAK PERCERAIAN KEPADA ANAK: PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM.
Keywords:
perceraian, anak, hadhanah, Hukum Keluarga Islam, dampak sosial.Abstract
Fenomena perceraian dalam masyarakat Muslim Indonesia terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap anak sebagai pihak yang paling rentan. Penelitian ini membahas bagaimana dampak sosial perceraian yang dirasakan oleh anak serta bagaimana perspektif Hukum Keluarga Islam dalam merespons situasi ini. Penelitian bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam mengisi celah pemahaman antara fenomena sosial dan norma hukum Islam terkait perlindungan anak setelah perceraian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan pada beberapa kasus perceraian yang terjadi di lingkungan keluarga Muslim dengan melibatkan anak, orang tua, tokoh agama, dan aparat Pengadilan Agama sebagai informan utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak korban perceraian mengalami tekanan emosional, gangguan hubungan sosial, dan penurunan kesejahteraan psikologis. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, hak-hak anak tetap dijamin melalui prinsip hadhanah, kewajiban nafkah, dan tanggung jawab moral kedua orang tua. Namun dalam praktiknya masih ditemukan tantangan dalam implementasi perlindungan tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran lembaga agama dan keluarga dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak setelah perceraian. Namun, pelaksanaannya masih mengalami kendala, seperti kurangnya pengetahuan orang tua tentang hukum dan minimnya pengawasan dari lembaga sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, lembaga agama, dan negara dalam melindungi hak anak pasca perceraian
Kata kunci: perceraian, anak, hadhanah, Hukum Keluarga Islam, dampak sosial.