DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN REMAJA DI WILAYAH GERUNG LOMBOK BARAT

Authors

Keywords:

perkawinan dini, remaja, pendidikan, dampak sosial, Lombok Barat

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi isu penting di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Gerung di Lombok Barat. Meskipun terdapat peraturan hukum, banyak remaja, terutama perempuan, menikah sebelum usia 19 tahun karena kesulitan ekonomi, norma budaya, dan kurangnya kesadaran akan konsekuensinya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan pendidikan dari pernikahan dini pada remaja di wilayah tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan individu muda yang menikah pada usia 15–19 tahun, orang tua, guru, dan pemimpin masyarakat. Temuan studi menunjukkan bahwa perkawinan dini berdampak negatif pada kesejahteraan emosional remaja, perkembangan sosial, dan akses pendidikan. Banyak yang putus sekolah, mengalami stres psikologis, dan menghadapi keterbatasan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi. Studi ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan wawasan spesifik konteks dan menggarisbawahi perlunya strategi pencegahan, termasuk pendidikan, pemberdayaan pemuda, dan upaya kebijakan berbasis masyarakat.

Downloads

Published

2025-12-19

Issue

Section

Hukum Keluarga Islam (Perkawinan, Perceraian dan Kewarisan)