ISLAM NUSANTARA “Membumikan Islam Rahmatan Lil ‘Alaminâ€

Authors

  • Ahmad Hafidz Lubis Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin Lumajang Author

Abstract

Islam merupakan negara dengan penganut agama islam mayoritas di Indonesia. Agama ini datang ke bumi Nusantara dengan damai melalui berbagai cara; perdagangan, pendidikan, perkawinan, dan asimilasi budaya. Istilah islam nusantara merujuk pada fakta sejarah penyebaran islam di wilayah nusantara dengan cara pendekatan budaya, bukan dengan doktrin kaku, keras, dan intoleran. Ada sebagian kelompok yang menolak dan mencaci gagasan tersebut karena mereka menganggap bahwa islam tidak boleh dicampur atau disandingkan dengan agama. Anggapan itu salah, karena sebenarnya islam nusantara didakwahkan dengan cara merangkul budaya, melestarikan budaya dan menghormati budaya,bukan malah memberangus budaya itu sendiri. Nahdlatul Ulama’ (NU) sebagai organisasi keislaman terbesar di Indonesia, sekaligus sebagai pencetus Islam Nusantara konsen dalam mempertahankan karakter Islam Nusantara yaitu “Islam ramah, anti radikal, inklusif, dan toleranâ€. Karakter  tersebut akhir-akhir ini mulai ternodai oleh perilaku sekelompok orang atau organisasi yang melakukan teror atas nama agama, tuhan, dan kitab suci-Nya. Padahal islam sendiri jauh dari hal tersebut. Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, kekakuan, dan intoleran. Sebaliknya, agama islam merupakan agama lembut, ramah, dan penuh kasih sayang. Salah satu konsep islam nusantara ialah mengembalikan ajaran yang benar dan meluruskan pemahaman yang salah. Konsep ini selaras dengan tujuan diciptakannya agama islam; Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Artinya, islam sebagai agama kasih sayang, agama ramah, dan agama toleran bagi seluruh alam. Bukan hanya untuk muslim, tapi juga bagi non muslim. Bukan hanya bagi kelompok keagamaan tertentu, namun juga bagi yang lainnya.

Kata Kunci: Islam Nusantara, Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Downloads

Published

2018-03-19