INTEGRASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract
Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk membentuk akhlak terpuji yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam seperti tasamuh, tawazun, taadul dan menjadi rahmat bagi semesta alam. senada dengan hal itu bahwa pendidikan bangsa Indonesia mengarah kepada pengembangan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang mempunyai kemantapan kompetensi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai kedalaman intelektual, kompetensi kepribadian yang mapan serta mencerminkan akhlak mulia sebagaimana termaktub dalam undang-undang. Oleh karenanya pendidikan agama Islam sangatlah urgen dan lazim diterapkan dalam pendidikan Indonesia. penerapan pendidikan agama Islam tidak semudah yang dibayangkan mengingat agama dapat memicu terjadinya Integrasi ataupun disintegrasi masyarakat bahkan bisa jadi agama menjadi sumber konflik dimana ia dijadikan tameng untuk melakukan tindakan teror. Meskipun di satu sisi ada pemahaman bahwa Allah mengutus Nabi-Nya Muhammad tidak lain sebagai pemberi rahmat pada seru seluruh alam. Melihat standard ganda agama tersebut, ada baiknya bagi stake holder pendidikan untuk dapat menselaraskan atau bahkan mengintegrasikan nilai- nilai multikultural yang dicakup oleh rumpun-rumpun materi yang sejenis pada Pendidikan Agama Islam atau boleh jadi sebaliknya. Sehingga dengan ini agama tidak diselewengkan atau dijadikan sebagai pemicu dan sumber konflik disintegrasi pada masyarakat. Nilai-nilai multikultural seperti toleran, adil, bijaksana, dan demokratis yang menjadi spirit dalam berbangsa dan bernegara seharusnya diintegrasikan pada pendidikan agama Islam untuk mewujudkan substansi beragama yang rahmatan lil ‘alamin.dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural tersebut, pelaku pendidikan memperkuatnya pada ranah filosofis, metodologis, strategis dan muatan materi yang dicakupnya.
Â
Kata kunci: nilai-nilai multikultural, PAI dan Integrasi