ISLAM NUSANTARA: SEBUAH SOLUSI MENYIKAPI PROBLEM RADIKALISME DI ERA MILENIAL

Authors

  • Alif Jabal Kurdi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Author
  • Nur Azka Inayatussahara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Author

Abstract

Abstrak: Islam telah hadir di Indonesia jauh sebelum negara ini merdeka. Walaupun datang membawa perubahan ke arah yang lebih baik, Islam tidak langsung diterima begitu saja oleh masyarakat Indonesia. Sebagai langkah inisiatif, para pendakwah Islam di Indonesia menggunakan pendekatan yang menyangkut hal-hal yang sangat melekat dalam keseharian masyarakat. Salah satu sarana pendekatan yang dirasa paling efektif untuk menyebarkan Islam adalah melalui dialektika kebudayaan. Sebagai bentuk kontekstualisasi metode dakwah Rasulullah, para pendakwah Islam di Indonesia telah menghadirkan Islam benar-benar dalam konteksnya sebagai agama, bukan sebagai produk kebudayaan Arab, sebagaimana yang akhir-akhir ini sering disalahpahami oleh sebagian orang. Islam Nusantara yang menerapkan prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah telah menunjukkan sisi fleksibelitas Islam yang mampu berdialektika dengan kebudayaan (al-‘alaqah baina al-Islam wa al-a’raf) sehingga menampilkan wajah khas Islam Indonesia dengan tetap menjaga nilai substantifnya. Melihat mulai masifnya penyebaran paham-paham radikalisme Islam di Indonesia yang telah “salah paham†dengan konsep Islam Nusantara, sehingga dengan mudahnya mengeluarkan justifikasi negatif terhadap semua ritual keagamaan di Indonesia yang di dalamnya banyak mengakomodasi ritual budaya lokal. Maka tulisan ini akan difokuskan untuk membahas dialektika budaya dan agama dengan mengambil sampel penyebaran Islam di masa Rasulullah dan di masa wali songo. Dengan demikian diharapkan tulisan ini mampu menjawab tanggapan negatif kaum puritan yang ingin membersihkan Islam dari segala bentuk akulturasi budaya yang ada di dalamnya serta mampu meneguhkan Islam Nusantara sebagai ciri khas Islam Indonesia yang bebas dari radikalisme dan menghargai pluraritas.Kata Kunci: Radikalisme, Islam Nusantara, Budaya.

Author Biography

  • Alif Jabal Kurdi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    Department of Qur'anic Studies and Exegesis

Downloads

Published

2018-03-19