STRATEGI PERSONALISASI PEMBELAJARAN PAI MULTIKULTURAL BERBASIS KECERDASAN BUATAN TELAAH LITERATUR 2020–2025
Keywords:
Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Pembelajaran Personal, pembelajaran multikultural.Abstract
Abstrak
Kemajuan kecerdasan buatan (AI) dalam lima tahun terakhir telah memberikan peluang baru bagi pengembangan strategi personalisasi pembelajaran, termasuk dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi, model penerapan, serta tantangan penggunaan AI dalam personalisasi pembelajaran PAI melalui metode tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi tahun 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berkontribusi pada peningkatan efektivitas pembelajaran melalui adaptasi materi, pengenalan profil belajar peserta didik, pemetaan sensitivitas budaya, dan pemberian umpan balik otomatis yang kontekstual. Berbagai studi juga menegaskan bahwa AI mampu memperkuat moderasi beragama dan inklusivitas dengan memanfaatkan analitik pembelajaran multikultural. Namun, temuan penelitian menunjukkan adanya tantangan seperti kesiapan guru, bias algoritmik, keterbatasan dataset lokal, dan isu etika penggunaan data. Penelitian ini menegaskan urgensi pengembangan model AI yang responsif terhadap nilai-nilai keislaman dan keragaman budaya Indonesia. Selain itu, diperlukan penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas guru, dan penyusunan kerangka implementasi etis untuk memastikan pemanfaatan AI dalam PAI berjalan efektif, moderat, dan berkeadilan.
Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Pembelajaran Personal, pembelajaran multikultural.
Abstract
Recent advancements in artificial intelligence (AI) over the past five years have created new opportunities for developing personalized learning strategies, including within the context of Multicultural Islamic Religious Education (PAI). This study aims to examine the potential, implementation models, and challenges of utilizing AI in personalized PAI learning through a systematic literature review of publications from 2019 to 2024. The findings indicate that AI contributes to enhancing learning effectiveness through adaptive content delivery, learner profiling, cultural sensitivity mapping, and the provision of contextualized automated feedback. Various studies also emphasize that AI can strengthen religious moderation and inclusivity by leveraging multicultural learning analytics. However, the review reveals several challenges, including teacher readiness, algorithmic bias, limited local datasets, and ethical concerns related to data usage. This study underscores the urgency of developing AI models that are responsive to Islamic values and Indonesia’s cultural diversity. Furthermore, it highlights the need to reinforce policies, enhance teacher competencies, and establish ethical implementation frameworks to ensure that the integration of AI in PAI operates effectively, moderately, and equitably.
Keywords: Artificial Intelligence, Personalized Learning, multicultural learning.