SENDRATANI RESIDENSI: MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN PERTANIAN KE DALAM KARYA EMPAT SENIMAN JAWA TIMUR
Abstract
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara seni dan pertanian dan berbagi bentuk baru keberlanjutan sosial pertanian. Elemen-elemen ini dapat menimbulkan efek positif pada kualitas suatu lingkungan masyarakat, bertindak sebagai mesin penjaga nilai dan regenerasi kolaboratif dari lingkungan binaan. Menggunakan tajuk Sendratani (seni, drama, dan tani). Metodologi yang didasarkan pada pendekatan partisipatif yang mampu mengembalikan tingkat kekompakan, kepedulian, dan kreatifitas yang mampu dipicu oleh tipologi eksperimentasi empat seniman Amin Sumantri, FJ Kunting, Prewangan, dan Toyol Dolanan Nuklir yang menetap selama 10 hari di Petong Art House wilayah Desa Andonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Hasilnya kembali dalam bentuk proses kompleks penerimaan pameran ( show case) seniman dan strategi pembangunan berkelanjutan yang signifikan, yang mampu mempengaruhi masyarakat dengan mempercayakannya pada peran penjaga warisan yang ada dan memperbaharui kewirausahaan lokal dengan produksi yang inovatif. Program tersebut terbukti menawarkan kebebasan artistik dan ruang untuk pengembangan pribadi serta tantangan antar budaya yang terkait dengan status seniman luar yang menonjol. Para seniman secara aktif melakukan strategi-strategi untuk mengatasi posisi batas mereka di antara ranah artistik dan lingkungan korporat, serta disesuaikan dengan kebutuhan operasional. Namun, pada tingkat sosial, mereka menolak untuk disibukkan oleh tuntutan perusahaan dan beralih ke identitas artistik mereka. Dengan mempertahankan otonominya, para seniman menunjukkan kompetensi liminalitas tertentu yang berlabuh pada diri artistiknya.Downloads
Published
2023-03-24
Issue
Section
Inovasi Pendidikan